2020-04-27 12:00:45

7 Tips Menjaga Pola Makan saat Berbuka Puasa

Ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam. Maka pada saat berbuka, ada orang-orang yang memiliki kecenderungan untuk mengisi perut banyak-banyak karena merasa lapar dan haus selama belasan jam. Akan tetapi, pola makan seperti itu justru malah membuat berat badan naik dengan cara yang tidak sehat, serta dapat menimbulkan penyakit di dalam pencernaan seperti GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dimana isi lambung yang berlebihan beserta asam lambung naik ke kerongkongan, mual, dan muntah. Maka dari itu, pola makan sehat saat berbuka puasa harus diterapkan. Berikut 7 tips menjaga pola makan saat berbuka puasa:

Minum Air Putih

Air Putih

Saat azan magrib berkumandang, berbukalah terlebih dahulu dengan air putih. Air putih dapat kembali mengisi cairan tubuh. Selain itu, berbuka puasa dengan air putih dapat kembali menghidrasi kulit yang kering selama berpuasa, melancarkan sistem pencernaan, menjaga sistem saraf yang dehidrasi selama berpuasa, meningkatkan sirkulasi darah, dan juga mencegah sembelit. Dianjurkan untuk berbuka puasa hanya dengan air putih dan menghindari minuman manis. Untuk meminum air putih, sebaiknya dilakukan saat sebelum makan dan sesudah makan untuk menghindari gangguan pencernaan.

Memakan Kurma

Setelah minum air putih, Anda bisa melanjutkan berbuka puasa dengan memakan kurma. Kurma merupakan buah kaya manfaat dan memiliki kandungan gula alami tinggi yang dapat mengembalikan kadar zat gula pada tubuh yang berkurang pada saat berpuasa. Selain itu, mengonsumsi kurma memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan serat pada kurma dapat membantu melancarkan pencernaan, fruktosa atau gula alami yang dimiliki kurma dapat mengontrol gula darah pada tubuh, mineral yang terdapat pada kurma (fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium) dapat menjaga kesehatan tulang, dan antioksidan dalam kurma (flavanoid) dapat mengurangi risiko diabetes. Untuk mengonsumsi kurma, disarankan untuk mengikuti anjuran Rasulullah, yaitu dalam jumlah ganjil seperti 1, 3, 5, atau 7 butir.

Menghindari Makanan dengan Kadar Gula, Garam, dan Lemak yang Tinggi

Memang ada banyak sekali jenis sajian khas berbuka puasa di Indonesia yang sangat menggugah selera. Namun sebaiknya Anda berhati-hati dalam memilih makanan yang Anda konsumsi. Hindari konsumsi minuman manis seperti soda atau minuman kemasan untuk menjaga gula darah dalam tubuh. Selain itu juga Anda harus menghindari makanan dengan kadar garam dan lemak yang tinggi karena dapat memicu tekanan darah tinggi dan penyakit berbahaya lainnya seperti jantung atau stroke. Jenis hidangan yang disarankan untuk berbuka puasa adalah hidangan yang dibuat dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus.

Baca juga: Intip Tutorial Masak Sederhana dan Sehat yang Berguna Selama Puasa Ramadhan

Konsumsi Buah dan Sayur

Buah dan sayur merupakan sumber vitamin, serat, dan mineral yang penting bagi tubuh. Karena tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi selama berpuasa, dapatkan kembali nutrisi tersebut dalam buah dan sayur segar seperti pepaya, nanas, jeruk, wortel, bayam, dan kangkung. Selain dapat melancarkan pencernaan, konsumsi buah dan sayur juga meningkatkan imunitas tubuh sehingga tubuh Anda senantiasa kuat untuk kembali menjalankan ibadah puasa di esok hari.

Baca juga: 5 Tips Agar Tubuh Tetap Bugar Selama Berpuasa

Konsumsi Karbohidrat

Saat berbuka puasa, Anda dapat mengisi kembali tenaga dengan mengonsumsi karbohidrat secukupnya. Karbohidrat yang disarankan untuk dikonsumsi pada saat berbuka puasa bisa Anda dapatkan dari beras merah, kentang, oatmeal, ataupun roti gandum utuh. Dengan mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang cukup, maka selain Anda akan mendapatkan tenaga kembali, Anda juga tidak perlu khawatir akan kenaikan berat badan selama berpuasa.

Konsumsi Protein

Protein dalam tubuh berperan dalam proses metabolisme dalam sel, membangun dan mempertahankan massa otot, membantu pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, menyeimbangkan cairan dalam tubuh, dan juga meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh. Maka dari itu, penting sekali untuk mengonsumsi protein saat berbuka puasa. Anda dapat mengonsumsi protein pada dagung sapi, ikan, telur, susu, yogurt, dan makanan tinggi protein lainnya. Akan tetapi, perlu diingat untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar.

Baca juga: 8 Kegiatan Ngabuburit Produktif di Rumah

Tidak Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Meskipun merasa lapar dan haus selama belasan jam, tetap Anda harus mengontrol diri untuk tidak berlebih-lebihan saat berbuka puasa demi menjaga kesehatan tubuh Anda dan mendapatkan manfaat dari puasa itu sendiri, seperti detoksifikasi racun dalam tubuh dan juga mengontrol gula darah. Namun apabila Anda berlebihan makan dan minum saat berbuka, maka manfaat puasa untuk fisik tak akan bisa didapatkan. Selain itu, saat berbuka puasa sebaiknya Anda mengunyah dengan pelan-pelan dan tidak terburu-buru. Sebab, hal tersebut dapat menimbulkan gangguan pencernaan dan kenaikan berat badan. Makanlah dengan pelan dan dalam porsi yang secukupnya supaya tubuh Anda semakin sehat dan pola makan Anda terjaga dengan baik.

Demikian 7 tips menjaga pola makan saat berbuka puasa agar tubuh semakin sehat dan memiliki berat badan yang ideal. Perlu diingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidak akan memiliki dampak yang baik bagi tubuh.

Selain menjaga pola makan dan kesehatan selama berpuasa, Anda juga bisa melengkapi perlindungan kesehatan Anda bersama dengan Asuransi Jasindo! Kunjungi situs Asuransi Kesehatan Jasindo dan daftarkan diri Anda beserta keluarga untuk mendapatkan perlindungan kesehatan terbaik, hanya di Asuransi Jasindo!

Bagikan