2019-09-20 12:00:00

Cara Menghindari Kecelakaan Mobil dalam Kehidupan Sehari-Hari

Bepergian menggunakan kendaraan bermotor, baik motor maupun mobil, jadi kegiatan yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Padahal risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya amat besar. Risiko yang ditimbulkan pun tidak bisa dianggap sepele, sebab kematian akibat kecelakaan lalu lintas sudah sangat sering mengisi pemberitaan di berbagai media.

Data menyebutkan bahwa pengguna motor jauh lebih berisiko untuk terlibat dalam kecelakaan lalu lintas dan mengalami cedera dibanding mereka yang menggunakan mobil. Tapi tentu saja itu tidak berarti bahwa pengendara mobil tak perlu tetap waspada saat berada di jalan raya. 

Kecelakaan selalu terjadi tanpa bisa diduda. Penyebabnya bisa jadi karena kelalaian pribadi, kerusakan secara tiba-tiba pada kendaraan, atau karena kelalaian pengguna lain. Tapi sebenarnya ada cara yang bisa dilakukan untuk menghindari kecelakaan mobil dalam kehidupan sehari-hari. Caranya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Pakai Sabuk Pengaman 

Memakai sabuk pengaman jadi prosedur keamanan utama saat naik mobil baik bagi orang yang mengendarai maupun bagi penumpang. Jangan malas menggunakan sabuk pengamanan hanya karena Anda menyepelekan jarang yang dekat. Ingatlah selalu kalau risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. 

Sebelum mulai berkendara pastikan sabuk pengaman Anda sudah terpasang dengan baik dan benar. Cek juga perangkat keamanan lainnya secara rutin, pastikan semua berfungsi sebagaimana mestinya. 

  • Patuhi Rambu Lalu Lintas 

Jika semua pengendara mobil mau mematuhi rambu lalu lintas yang ada, angka kecelakaan lalu lintas pasti sangat bisa ditekan. Meskipun keadaan ideal tersebut masih sulit untuk terwujud tak ada salahnya untuk memulai dari diri sendiri. Patuhi selalu rambu lalu lintas yang ada, termasuk batas maksimum kecepatan, untuk meminimalisir risiko kecelakaan. 

  • Jangan Bermain Gadget Saat Berkendara 

Cara menghindari kecelakaan mobil berikutnya adalah dengan menghindari penggunaan gadget. Sudah sangat banyak data yang menyebutkan bahwa menggunakan gadget saat berkendara adalah salah satu penyebab terbanyak kecelakaan. 

Cek lah gadget Anda ketika tengah berhenti di lampu merah. Hentikan penggunaannya saat lampu lalu lintas sudah kembali hijau dan Anda harus maju kembali. Jika ada hal yang sangat penting, sebaiknya Anda menepikan kendaraan terlebih dahulu sebelum menggunakan gadget Anda. 

Menggunakan gadget saat berkendara sangatlah tidak bijak. Selain membahayakan diri sendiri hal tersebut juga bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. 

  • Jangan Memaksakan Diri untuk Mengemudi Saat Sedang Tidak Fit 

Mengendarai mobil, terutama di jalanan yang ramai atau jarak jauh selalu menuntut konsentrasi. Anda tentu akan sulit berkonsentrasi jika sedang tidak fit, misalnya tengah mengantuk berat atau tengah mengantuk. Daripada membahayakan diri sendiri dan orang lain, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk mengendarai mobil di saat-saat seperti ini. 

Saat tubuh sedang tidak fit atau sudah terlalu lelah untuk mengemudi di perjalanan jauh, mintalah orang lain untuk menggantikan Anda. Jika opsi itu tidak memungkinkan, menepilah terlebih dahulu untuk beristirahat. Anda juga bisa memanfaatkan kendaraan umum untuk melanjutkan perjalanan Anda.  

  • Jangan Mendengarkan Musik dengan Volume Terlalu Keras 

Mendengarkan musik sering jadi pilihan untuk menemani perjalanan. Hal ini tentu tidak ada salahnya. Namun tetaplah bijak saat berkendara dengan tidak memasang volume yang terlalu tinggi pada musik Anda. 

Volume musik yang terlalu tinggi bisa membuat Anda kurang waspada terhadap kondisi di sekitar. Padahal saat berkendara Anda harus tetap waspada, salah satunya pada bunyi klakson dari pengendara lain yang merupakan cara berkomunikasi di jalanan. 

Suara musik yang membuat Anda kesulitan mendengar klakson dari pengendara lain bisa menyebabkan kecelakaan mobil. Jadi, putarlah musik Anda dengan volume seperlunya saja, ya. Jangan lupa untuk mengoperasikan music player Anda hanya saat mobil dalam keadaan berhenti. 

  • Lakukan Servis Kendaraan Secara Berkala 

Anda pasti sudah paham betul bahwa penyebab kecelakaan mobil bukan hanya kelalaian pengendara saja. Rem blong, pedal gas yang tiba-tiba tidak berfungsi, dan macam-macam masalah tekhnis pada mobil lainnya juga bisa menjadi penyebab kecelakaan. 

Untuk menghindari masalah-masalah seperti di atas, servislah mobil Anda secara rutin. Hal tersebut membuat macam-macam kerusakan bisa dideteksi dengan lebih cepat sebelum menyebabkan kecelakaan yang lebih parah atau bahkan kecelakaan lalu linatas. 

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan terkait masalah servis mobil ini adalah masalah suku cadang. Pastikan Anda hanya menggunakan suku cadang yang original atau yang benar-benar sesuai dengan mobil Anda agar tidak menimbulkan risiko malfungsi saat mobil sedang dipakai. 

Dengan mematuhi tips sederhana di atas Anda bisa meminimalisir risiko kecelakaan tidak hanya bagi diri sendiri, tapi bagi pengguna jalan lainnya. Tapi, mengingat kecelakaan mobil bisa terjadi kapan saja dan di mana saja ada baiknya Anda tetap melindungi mobil kesayangan Anda dengan asuransi yang tepat. 

Asuransi Jasindo mempunya produk perlindungan mobil yang siap membantu Anda menjaga mobil kesayangan dari berbagai risiko. Risiko yang ditanggung oleh Asuransi Jasindo antara lain adalah total loss, kerusakan akibat kecelakaan, huru-hara, sabotase, dan lain-lain. 

Ingin tahu harga premi yang ditawarkan untuk mobil Anda? Segera kunjungi Asuransi Mobil Jasindo untuk informasi selengkap-lengkapnya. 

Bagikan